NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menargetkan cakupan vaksinasi hingga akhir 2021 sebesar 80 persen. Sebab, cakupan vaksinasi tahap pertama sudah 42 persen dari target sebanyak 182.866 jiwa.

Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan, vaksinasi terus dilakukan Pemkab Nunukan, TNI-Polri. Itu dilakukan untuk memenuhi target cakupan vaksinasi hingga Desember mendatang.

"Target kita kan hingga akhir tahun 70-80 persen. Sampai hari ini cakupan kita sudah 42 persen," ucap Hj. Asmin Laura Hafid usai memantau vaksinasi Akabri 1999 Peduli yang dilaksanakan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Rabu (20/10).

Dijelaskan, upaya vaksinasi untuk warga yang berada di pedalaman sedang diupayakan. Vaksin jenis Johnson & Johnson yang diberikan hanya sekali suntikan. Sehingga, memudahkan proses vaksinasi.

"Kami persiapkan vaksinasi pedalaman. Kemenkes menawarkan vaksin yang satu kali suntik dan satu dosis saja yang Johnson and Johnson. Itu sudah kita minta tinggal menunggu Kemenkes mengirimkan," ungkapnya.

Sementara, Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar menambahkan, vaksinasi yang dilakukan Polri terus berlanjut. Akumulasi vaksinasi dari semua pihak yang melakukan vaksinasi total capaian sudah 42,7 persen. Dosis kedua sudah mencapai 21 persen.

Hal ini terlihat ada ketimpangan dari dosis pertama dan kedua. Penyebabnya, ada batas waktu setelah vaksin pertama menuju vaksin kedua. Pihaknya sedang mengupayakan menetapkan wilayah Kelurahan Nunukan Utara menjadi kampung herd immunity. "Kampung 100 persen kita belum ada. Kita lagi dorong Nunukan Utara karena mereka punya target bisa 100 persen vaksinasi," sebutnya.

Dijelaskan, Nunukan Utara dipilih menjadi kampung herd immunity lantaran jumlah target vaksin. Itu berdasarkan, jumlah penduduk yang wajib vaksin. "Jumlah target vaksin dihitung berdasarkan jumlah warga layak vaksin. Dan jumlah tidak terlalu banyak," katanya.

Dengan target capaian vaksin hingga 80 persen di akhir tahun pihaknya optimistis dapat terealisasi. Disebabkan, jika vaksin yang diberikan hanya dosis I seperti yang dijanjikan Kemenkes diperuntukkan untuk warga yang berada di wilayah III (wilayah Kabupaten Nunukan di Pulau Kalimantan).

"Didorong yang di wilayah III dengan vaksin yang sekali suntik. Dan akan berkontribusi untuk capaian Nunukan. Agar target bisa tercapai," tutupnya. (akz/lim)

 

Baca berita lainnya di Radar Tarakan edisi Jumat 22 Oktober 2021