Layanan angkutan udara di Kalimantan Utara (Kaltara) semakin bergairah di tengah transisi pandemi ke endemi Covid-19. Maskapai Super Air Jet mulai operasional di Bandara Internasional Juwata Tarakan, Jumat (18/11) malam.

Diharapkan pemerintah dapat menekan angka pertumbuhan inflasi yang selama ini didominasi dari dunia penerbangan.

Gubernur Kaltata, Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, menyatakan rasa syukurnya dan ucapan terimakasih kepada manajemen Super Air Jet yang membuka jalur penerbangan Tarakan-Balikpapan dengan pesawat jenis Airbus A320. 

“Mudah-mudahan dengan bertambahnya maskapai kita di Tarakan bisa menekan inflasi Kaltara, karena salah satu faktor inflasi di Kaltara adalah tiket pesawat,” ungkap Zainal.

Munculnya Super Air Jet ini diharapkan Zainal dapat menekan harga tiket menjadi turun. Selain itu, dengan rute penerbangan yang baru dapat membuat penumpang yang hendak berangkat ke Balikpapan dapat pulang ke Tarakan pada sore harinya, sehingga tidak harus menginap di Balikpapan.

“Jadi kalau ada tugas di Balikpapan, kita bisa berangkat pagi dan pulang pada sore harinya. Tidak perlu menginap lagi, jadi mengurangi biaya menginap,” ucapnya.

Menyoal maskapai lain, dikatakan Zainal pihaknya telah berkomunikasi dengan Citilink agar dapat membuka rute penerbangan setiap hari.

Sementara itu, Plt. Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan, Ceppy Triono mengatakan bertambahnya maskapai baru di Tarakan dapat membuka ruang baru di Tarakan. Hal ini membuktikan geliat perekonomian Kaltara mulai bertumbuh dan dilirik kembali oleh airlines Indonesia.

“Sekarang ini yang beroperasi di Bandara Juwata Tarakan itu masih Lion Group. Tapi itu sudah beda manajemen, saya harap ini bisa menjadi pendorong keekonomian Tarakan dan Kaltara secara keseluruhan. Karena semakin murah harga tiket. Mudah-mudahan seluruh warga Kaltara akan naik pesawat lagi seperti dulu,” ucapnya.

Kini, dikatakan Ceppy, penerbangan rute Tarakan-Balikpapan berada di bawah angka Rp 1.000.000 ini merupakan harga wajar di tengah kenaikan harga BBM avtur saat ini.

Sehingga hal ini menurutnya menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk menawarkan bisnis yang berkaitan dengan bandara.

Khusus rute penerbangan terbaru, pihaknya selalu berupaya berkomunikasi dengan pihak maskapai, sehingga geliat ini dapat membawa dampak positif bagi Kaltara. (shy/lim)